Bila kita mau menyadari sisi lemah dan kurangnya diri sebagai manusia biasa, andaipun kita merasa pintar bukan berarti pintar segalanya, andaipun kita merasa mengerti bukan berarti mengerti segalanya, andaipun kita merasa banyak tahu bukan berarti tahu segalanya. Sesungguhnya sebagai manusia kita tiada berdaya dan tiada berkuasa apa-apa kecuali atas kehendak Allah SWT.

Apa yang bisa ditangkap dari penglihatan mata yang lengah?

Ajaran itu bisa mempengaruhi otak dari cara pikir dan perkataan manusia.

Sisi dari sifat anak-anak itu masih bisa terus dibawa sampai seorang manusia itu menjadi besar, dewasa dan tua.

Secara naluri setiap manusia pasti akan berusaha mempertahankan diri dari akibat kesalahan yang telah diperbuatnya. Dan orang yang beriman pasti akan punya rasa tanggung jawab untuk setiap kesalahannya itu.

Jangan berkata-kata kalau hanya ingin memamerkan kemahiran lidah saja sementara dalam hati tiada niatan diri untuk berbuat nyata.

Orang serius itu cenderung tidak suka pertanyaan atau jawaban yang berbelit-belit.

Tinggalkanlah kebiasaan / kebudayaan lama yang salah / keliru atau akan biarkan diri terus terbawa arus dan tetap berada dalam kesalahan / kekeliruan itu.

Kata-kata baik itu bisa menghipnotis orang yang menyukainya.

Sesungguhnya banyak orang yang dianggap pintar tetapi terlihat bodoh karena sikap dan perbuatannya.

Tidak baik menyudutkan orang lain itu sehingga nampak kelemahannya.

Tak sedikitpun aku merasa khawatir ketika harus berhadapan dengan orang pintar lalu dia bisa mengerti dan aku merasa khawatir ketika harus berhadapan dengan orang bodoh lalu dia bersikap keras, karena itu aku berpikir bijak dengan tidak selalu menghadapi dan melayaninya.