Jika pelawak menjadi pejabat maka bisa saja bertingkah yang tidak lumrah.
(Ashejun)
Kebijakan pemimpin yang baik bukan kebijakan yang menekan tetapi bukan pula lemah dalam aturan.
Dengan keterpaksaan sesuatu pekerjaan yang mudah dan ringan akan terasa sukar dan berat.
(Ashejun)
Meski hati itu satu
tetapi yakinlah bahwa cinta
tidak untuk satu.
Sikap selalu manggut-manggut dan selalu mengiyakan tanpa sama sekali berani bersikap korektif dan kritis adalah pertanda mental diri yang masih terjajah.
Sadarkah bahwa dalam hidup ini kita sesungguhnya banyak disibukkan oleh hal-hal dan masalah orang lain, dengan mengamati dan menilai layaknya seorang juri.
Meski hati itu satu
tetapi yakinlah bahwa cinta
tidak untuk satu.
(Ashejun)
Itulah politik mau jadi pemimpin saratnya paling mudah tidak perlu manusia berkualitas yang memiliki  kedewasaan dalam sifat, sikap, ucap, prilaku, perbuatan dan tindakan, tidak perlu sekolah tinggi, tidak perlu pintar, tidak perlu sempurna tubuhnya, asal politik menghendaki maka siap dipilih untuk dijadikan pemimpin. Bagaimana jadinya buktikan saja.
Dengan kemajuan teknologi sekarang ini 
banyak manusia yang tertawa bahagia, 
menangis sedih, marah kecewa didepan layar ponsel.
(Ashejun)
Hal yang terbalik di dunia ini dimana yang jujur dan benar kurang dihargai, kejujuran dan kebenaran kurang laku dan kurang menguntungkan.
(Ashejun)
Hukum sebagai institusi bersifat benda mati di mana baik dan buruknya, benar dan salahnya, tegak dan tidaknya, adil dan tidaknya tergantung pada manusia yang menjalankan fungsi hukum itu.
(Ashejun)




Saya pikir sarat utama untuk menjadi seorang pemimpin rakyat/ bangsa pastilah harus berakhlak baik, 
pintar berpendidikan, cerdas, paham, mengerti hukum, 
bisa menterjemahkan hukum, amanah dan beriman, tetapi dikenyataan sekarang ini menjadi seorang pemimpin bisa 
hanya karena modal kuatnya politik 
dengan segala macam bumbunya 
seperti pencitraan baik tetapi berbalut kebohongan.
(Ashejun)
Hal biasa bahwa sakit meski karena luka menganga tetapi hanya dirasakan untuk beberapa waktu saja dan untuk selanjutnya tidak akan dirasa meski luka masih sakit dan masih menganga. 
Jika hukum manusia terbukti sudah tidak bisa dipercaya, tidak bisa tegak dan tidak bisa adil, mengapa enggan untuk memakai hukum Allah yang pasti benar dan adil?
Aku memang murah dalam cinta
karena aku mendapatkan kemurahan cinta
dari Allah.
(Ashejun)
Akankah kita yang hidup di era kolonial dapat menemukan keadilan hukum sedangkan para penegak hukum adalah orang-orang penjajah itu sendiri? 
Saya pikir bagi sebagian orang-orang politik berdusta bukan sesuatu hal yang memalukan tetapi adalah sesuatu hal yang harus dilakukan.
Jika manusia hidup sudah dikuasai syahwat dunia dan segalanya adalah hal yang menyenangkan maka diri manusia akan lupa kematian dan serasa hidup di dunia akan selamanya. 
Hidup ini bukan pilihan manusia, tetapi usaha dalam hidup adalah pilihan manusia yang tidak boleh tidak.
(Ashejun)
Idealnya media itu harus independen sebagai sarana pemberitaan untuk publik tetapi kenyataan sekarang media terlihat berat sebelah dan sekarang saya sering mencari dan mendapatkan berita di Facebook atau di google saja.
Memberi penilaian buruk kepada bawahan dengan tidak terlebih dahulu memberi pembinaan  yang dapat mengarahkan kepada perbaikan dirinya sama dengan pencurian.
Memberi penilaian buruk kepada bawahan dengan tidak terlebih dahulu memberi pembinaan  yang dapat mengarahkan kepada perbaikan dirinya sama dengan kezaliman.
Ketahuilah bahwa Islam tidak membeda-bedakan bangsa, bahasa, warna kulit, jika sama-sama muslim adalah saudara yang tali persaudaraannya lebih kuat dari hubungan saudara sedarah/ sekandung.
Baik itu bukan berarti benar tetapi benar sudah pasti baik. Untuk agama, saya tak sedikitpun ragu bahwa yg baik dan benar hanya islam terlepas dari bagaimanapun umatnya, jika umat islam buruk prilakunya tetapi agama islam tetap baik dan benar dg kebenaran yg hak dari Allah.
Mencari keuntungan dari kelengahan dan kelalaian orang lain sama dengan pencurian.
Banyak orang berbuat salah tapi seolah tidak menyadarinya sebelum hal itu diketahui dan diteriakan orang lainnya.
Hindarilah sekecil apapun pelanggaran karena sanksi atau resikonya bukanlah hal baik bagi diri.
Ketika diri merasa benar maka sesungguhnya itu kita sedang menuju kesesatan dan ketika diri merasa salah maka sesungguhnya itu kita sedang menuju perbaikan.
Sesuatu perbuatan benar meski sesuatu hal yang mudah tetapi berat untuk bisa dilakukan/ dikerjakan seperti berkata jujur, berbuat adil dan lainnya.
Jika kata-kata saya bisa berfaedah/ menjadi hikmah untuk orang lain mengapa saya menyimpannya untuk diri sendiri, sesungguhnya saya sendiri mendapatkannya dari apa yang saya lihat, saya ketahui, saya mengerti dan itu berfaedah bisa mengingatkan diri saya, alhamdulillah.
Sungguh sebagian manusia senang dengan sesuatu yang dibuat-buat.
Rasa benci bukan alasan untuk kita bisa mencaci.
Saya pikir ada kesalahan dari reformasi yang nyatanya kebablasan dan tak sesuai harapan rakyat/ bangsa, begitu juga dengan revolusi mental yang sepertinya melahirkan pemikiran terbalik. Wallahu a'lam.
Kesalahan bukanlah sesuatu yang pasti bisa dihindari oleh setiap diri manusia tetapi memperbaikinya adalah sesuatu yang harus bisa dilakukan.
Tidaklah mudah membangunkan seorang pemalas dari tidurnya.
Tatkala keimanan kita kuat dan meninggi maka tidak ada sesuatupun yang ditakuti selain takut kepada Allah. 
Tatkala keimanan kita lemah dan lebih rendah maka banyak hal yang ditakuti tetapi tidak takut kepada Allah bahkan lupa kepada Allah.
Manusia hidup 
tak bisa sendirian/ menyendiri 
pasti butuh teman/ orang lain 
tuk bisa komunikasi 
dan segala kebutuhan dalam hidupnya. 
Carilah teman baik 
yang bisa menerima kita 
dengan ketulusan hati 
dan apa adanya. 
Seorang teman baik 
bisa tuk berbagi rasa, 
memberi semangat 
dan memberi solusi/ ide baik.
(ashejun)
Jaga mulut kita karena banyak masalah timbul karena kata-kata. 
Jika kita mengucapkan kata-kata yang salah, kita harus konsisten dengan risiko buruknya.
Sebuah institusi/ badan/ organisasi sebagus dan semulia apa pun dibuat jika orang yang menjalankannya tidak baik maka itu akan dipandang tidak baik juga.
Jika orang yang pintar merasakan banyak pengetahuan, maka orang yang paham merasakan pikirannya lapang.
Seorang guru bisa mempengaruhi pemikiran muridnya begitu juga dengan ilmu, ajaran agama/ keyakinan.
Sungguh kemampuan otak saya sangat sempit karena tidak bisa berpikir untuk dua masalah sekaligus. 
Jika hewan berbuat karena keinginan/ rasa lapar itulah yang sebenarnya. Jika manusia berbuat karena banyak alasan/ tujuan, karena ingin di puji, di nilai baik, mencari perhatian, rasa kasihan, dan tujuan lainnya yg terselubung dihati. Wallahu a'lam.
(Ashejun)
Apa yang diperbuat binatang itulah yang sebenarnya, apa yang diperbuat manusia bisa tak sesuai dengan hatinya, mengapa?
Sebagai makhluk sosial manusia perlu dipimpin, perlu pemimpin. Pemikiran manusia berbeda-beda dan untuk mencapai tujuan yg sama harus disatukan niat, pemikiran, tujuannya oleh seorang pemimpin supaya tepat terarah dan terkendali.