Orang yang tidak bisa melihat dan tidak peduli dengan keadaan bangsa dan negara sekarang ini adalah orang yang sedang tidur nyenyak berkepanjangan.
(Ashejun)
Hukum bukanlah hal yang pasti / kewajiban untuk dapat menghukum, karena dari sesuatu pelanggaran hukum bisa bebas dengan pengampunan.
Saya bukan orang pintar berilmu tetapi saya merasa bisa merespons banyak hal yang dilihat, diketahui dan didengar dan saya bisa tahu benar dan salahnya karena kehendak Allah.
(Ashejun)   
Ketahuilah dan ingatlah, musuh mustahil punya kepentingan baik untuk kita tetapi pasti punya kepentingan baik untuk dirinya dan kelompoknya.
(Ashejun)   
Orang pintar karena otaknya,
Orang paham karena hatinya.
(Ashejun)  
Bukanlah keberanian jika itu dipendam, tidak diucapkan, tidak dibuktikan dengan sikap dan tindakan.
(Ashejun) 
Yakinlah tidak ada usaha buruk / jahat yang akan sukses selain akan menemui kegagalan, kehancuran, kehinaan dan penyesalan. Wallahu a'lam.
(Ashejun) 
Dunia ramai karena ada benar dan salah dan karena manusia berselisih karena itu.
(Ashejun)
Keberanian jika hanya dilakukan oleh seorang sedangkan yang dihadapi adalah lawan yang banyak maka itu hanya akan bunuh diri saja.
(Ashejun)
Meskipun tidak ada dalilnya tetapi saya katakan bahwa manusia yang sudah jadi setan itu bisa panjang umurnya.
(Ashejun)
Kebanyakan manusia ingin dilihat dan dinilai baik meskipun tidak sesuai dengan dirinya.
Orang licik dan jahat itu selalu banyak akal dan dalilnya.
(Ashejun)
Setiap diri manusia pasti akan berusaha menutupi keburukannya.
(Ashejun)
Cantik itu retalif karena meskipun secara lahiriah cantik yakinlah tak semua yang melihat akan tertarik tetapi yang tak cantik bisa besar memiliki daya tarik, itulah rahasia dan kuasa Allah.
(Ashejun)
Dari keinginan manusia berlebih dapat menjadikan 
pribadi-pribadi korup.
(Ashejun)
Ada manusia yang otaknya sudah berganti otak-otak.
Hati itu tidak pernah bohong tetapi hati bisa dibohongi.
(Ashejun)
Hanya basa basi, 
terucap lisan bukan dari hati, 
itulah kemunafikan.
(Ashejun)
Tidak semua manusia bisa mencintai pasangan karena rupa, harta, tahta tetapi juga bisa karena kata-kata.
(Ashejun)
Jika kejujuran itu bisa dihargai niscaya akan banyak manusia melakukannya tetapi tanpa disadari kebanyakan manusia senang dibohongi.
(Ashejun)

    
Hiasilah lingkungan dengan perbuatan baik kita dan jangan sekali-kali berharap penghargaan / pujian manusia.
(Ashejun)

    
Cinta itu bisa menghasilkan kedamaian.
(Ashejun)
Sesungguhnya kebanyakan baiknya manusia itu karena polesan.
(Ashejun)
Sungguh penglihatan mata manusia itu sangat terbatas karena bisa terhalang oleh selembar kertas yang tipis.
Di dunia ini tiada sesuatu yang abadi dan pada saatnya pasti akan berubah, hanya manusia yang tak beragama yang tak percaya Allah maka tidak akan tahu itu sehingga hidupnya selalu penuh ambisi dalam banyak hal.
Rawatlah orang-orang yang kita cintai karena mereka akan mengiringi kita dengan do'a.
(Ashejun)
Keberanian orang jahat itu diatas keberanian orang baik. Orang jahat bebas berbuat dan seolah tidak takut hukum, orang baik selalu berhati-hati dan taat hukum sehingga kesannya penakut.
Banyak orang pintar tetapi berpikiran salah, diketahui dari sikap, ucap dan perbuatannya.
(Ashejun)
Banyak manusia tak bernilai tetapi memiliki keberuntungan di dunia.
(Ashejun)
Tak mudah seorang manusia tuk bisa menyadari dan mengakui kelemahan diri.
(Ashejun)
Tidak mudah untuk bisa berpikir benar karena harus diawali dari hati yang baik.
(Ashejun) 
Saya penyuka segala sesuatu yang terlihat bagus, indah, cantik, antik, unik dan penglihatan mata saya tak pernah salah.
 (Ashejun)
Kebenaran untuk orang yang tidak menyukai/ membenci pasti beda.
(Ashejun)
Banyak rahasia dalam kehidupan manusia, siapa yang tahu dan bisa mengira kalau akan datang sesuatu hal, misal sesuatu hal itu adalah rasa suka, cinta, sayang maka tetaplah mempunyai beban, terlebih rasa tak suka, benci, memusuhi maka sungguh hal yang bisa menyiksa batin kita.
(Ashejun)

Setiap diri manusia diberi Allah memiliki kemampuan berbeda.
Saya selalu berusaha untuk tidak membenci orang lain tetapi saya tidak bisa menahan untuk tidak membenci perbuatan buruk/ jahatnya.
(Ashejun)
Setiap diri manusia jangan merasa lebih dari orang lain karena pasti sedikit berilmu dan lemah berkemampuan.
Kebanyakan manusia suka tertipu dengan rasa.
Pemikiran saya bisa di nilai orang lain salah tetapi saya berpikir dari hal benar.
Manusia tanpa cinta berpeluang bisa jahat dan kejam.
1000 orang baik tidak berbahaya bagi orang jahat, satu orang jahat bisa berbahaya bagi 1000 orang baik.
Tidak mudah untuk menjadi orang yang benar dan untuk menjadi orang yang menyukai kebenaran. Seperti, setan itu pasti tahu yang benar dan kebenaran tetapi sifat buruk setan yang tidak menyukai yang benar dan kebenaran.
(Ashejun)
Hukum bisa berdiri tegak dan adil apabila aparat penegak hukumnya memiliki jiwa yang baik, benar, jujur, berani, tegas dan memiliki keimanan yang kuat.
(Ashejun)
Sudah sifat saya selalu kritis bila ada hal-hal yang dilihat, diketahui, dirasa, dinilai tidak baik/ buruk yang mengganggu/ mengusik perasaan dan pikiran.
Adalah sifat setan apabila tidak suka kepada yang benar/ kebenaran.
(Ashejun)
Jangan heran apabila kita berkata/ menyampaikan yang benar/ kebenaran lalu ada orang yang tidak menyukainya, maka itulah setan.
(Ashejun)
Jangan sekali-kali berpihak kepada yang salah walaupun itu ibu/bapak, saudara, keluarga kita.
Adalah sunnatullah bahwa yang benar memihak yang benar, yang salah memihak yang salah, apabila ada yang benar memihak yang salah, yang salah memihak yang benar mungkin itulah konspirasi atau kemunafikan. Wallahu a'lam.
(Ashejun)