Sabar bukan berarti mengalah ketika di dzalimi, dan diam ketika di sakiti.

Mari kita tenangkan hati dan pikiran demi kenyamanan dan kedamaian diri.

Sesungguhnya tiada pengecualian bagi seorangpun / siapapun yang berkata / berucap dan berbuat buruk / salah untuk tidak di kenai sanksi hukum selain anak-anak kecil yang belum tahu apa-apa dan orang gila.

Tidak mungkin pembohong / pelaku curang memperlihatkan perbuatannya tetapi Allah berkehendak untuk memperlihatkannya sehingga banyak orang bisa sama melihat dan mengetahuinya.

Bila rakyat sudah tak suka maka sang raja tak baik bertahan di tahta.

Mengingatkan saja, ingat hidup ini tak lama dan mati tak bakalan bawa harta selain amal baik dan dosa

Hadapilah kesombongan dan kemarahan diri orang lain dengan pemakluman dan pemaafan diri, semoga itu bisa berakhir dengan kebaikan.

Hadapilah kesombongan dan kemarahan diri orang lain dengan pemakluman dan pemaafan diri semoga itu bisa berakhir dengan kebaikan.

Tidak ada sedikitpun kebaikan dari saling membalas keburukan / kejahatan itu.

Politik sebagai bagian dari ilmu yang pada dasarnya adalah suci tetapi karena manusia pelakunya, niat / tujuannya, yg di jalankannya menjadikan politik itu bisa di anggap kotor, licik, curang, jahat.

Mana ada cerita maling mengaku walaupun sudah ketangkap basah.

Saya pikir banyak orang bodoh yang memaksakan diri tampil sebagai orang pintar.

Kejahatan demokrasi sangatlah besar efek buruknya bisa memecah belah rakyat/ bangsa, bisa perang saudara dan bisa hancur negara.

Wajar dan maklum bila para pendukung pasti akan suka, senang, bahagia bila yg di jagokannya unggul. Tapi jangan lupa jangan memanipulasi dan jangan menyulap bukti kebenarannya.

Silahkan tebarkan terus kebohongan tapi mata kami sudah melihat dan mengetahui kebenaran yang nyata.

Para pembohong dan para manipulator pada akhirnya akan gigit jari walau tidak akan sadar untuk menyesal dan tidak akan sadar untuk bertobat karena hatinya sudah di buat membatu karena akhlak dan perbuatan buruknya. Wallahu a'lam.

Saya perhatikan karena politik tak sehat banyak orang2 pintar tinggi berpendidikan, tinggi pangkat dan jabatan tetapi menjadi tak berakhlak dengan nyata2 terpengaruh ikut berbohong. Sadarlah dan haruslah merasa malu karena kebenaran itu tak lagi tersembunyi.

Walaupun kebenaran itu sudah ada nampak nyata di depan mata tapi belum tentu semua orang suka dan mau mengambilnya karena beda pandangan/ penglihatan dan keinginan.

Orang berpendidikan tinggi dan pintar saja bisa salah memandang/ salah perhitungan/ salah memilih.

Apabila kebanyakan manusia adalah orang yang tidak baik dan tidak jujur maka pastilah orang yang baik dan jujur akan kalah kekuatan kecuali apabila Allah berkehendak memenangkannya.

Kecurangan bisa di lakukan dalam suatu pertandingan karena sangatnya menginginkan kemenangan yang di barengi i'tikad buruk tentunya. Wallahu a'lam.

Kecenderungan munculnya kesombongan diri manusia itu karena merasa diri lebih dari orang lainnya.

Kebanyakan sikap berani seorang manusia terhadap orang lainnya terlahir karena kesombongan diri / merasa diri lebih / menganggap orang lain lemah / menyepelekan kekuatan orang lain dan bukan karena benar / kebenaran.

Satu sisi mereka mengaku teman tapi satu sisi mereka adalah lawan yang bisa bermusuhan, saling menyerang dan saling  ingin menjatuhkan itulah orang-orang politik.

Bisa berkenalan baik tapi tidak bisa berteman baik itulah orang-orang politik.

Bila kita tidak peduli politik berarti kita mengabaikan resiko buruknya.