Sikap berani orang mabuk pastilah karena tak sadar diri.

Bukti sifat lemah dan kurangnya diri manusia yang walaupun pintar berilmu,  tinggi berpendidikan dengan menyandang sederet gelar keakademisan, memperoleh pangkat dan jabatan tinggi menjadi orang terhormat sebagai pejabat yang memimpin orang banyak/rakyat tetapi dengan ucapan/perkataan yg menyimpang dari kebenaran Allah maka seketika itu jadilah orang yang bodoh dan rendah di mata manusia lainnya.

Dalam banyak hal kita perlu memikirkan orang lain, seperti ketika kita sedang berjalan di jalan yang sempit maka kita harus mau memikirkan orang lain yang berjalan di belakang yang searah dengan kita.

Dalam banyak hal kita untuk berkata menyampaikan yang hak/benar itu ada rasa ketakutan dan orang lain menilai itu kesalahan.

Perasaan dan pikiran bisa mempengaruhi sikap.

Beruntunglah bagi orang yang bisa menyadari dan memperbaiki kekurangan dirinya.

Setiap diri manusia punya banyak kekurangan tetapi sedikit yang bisa di rasakan dan di sadarinya.

Katakanlah bahwa yg benar itu benar dan yg salah itu salah jangan di tutupi seolah tidak tahu mana yg benar dan mana yg salah/ jangan di samarkan sehingga orang ragu mana yg benar dan mana yg salah/ jangan di tukar yg benar di bilang salah dan yg salah di bilang benar.

Bobot dari suatu perkataan/pembicaraan itu ukurannya adalah kecerdasan, kepahaman dan ilmu.