Bila dipikir dan dirasa jujur / kejujuran itu kebanyakan hanyalah hiasan mulut-mulut manusia saja karena kenyataan kebanyakan yg dilakukan / diperbuat diri manusia termasuk mulutnya adalah ketidakjujuran.

Banyak orang pintar tetapi berpikir, berkata dan berbuat bodoh. Dan banyak orang bodoh tetapi berpikir, berkata dan berbuat pintar. Itulah bukti sifat kurang dan lebih diri manusia yang harus kita sadari.

Dalam hal rizki, bersyukur itu lebih baik daripada selalu merasa tak cukup.

Menjadi orang pintar itu mudah tetapi menjadi orang bodoh itu susah.

Sungguh sangat disayangkan karena banyak orang berotak cemerlang tetapi sesat pikirannya.

Bila otak manusia selalu tidak bisa digunakan untuk berpikir baik / benar / lurus maka itulah yang dikatakan otak udang karena di dalamnya adalah kotoran / tahi.

Sesungguhnya banyak orang yang dianggap pintar tetapi terlihat bodoh karena sikap, ucap  dan perbuatannya.

Janganlah ragu, malu dan takut untuk berkata menyampaikan yang benar / kebenaran dari Allah itu. Itulah dakwah yang wajib setiap muslim lakukan.

Berhati-hatilah jika diri sudah merasa lebih pintar lalu melahirkan pemikiran dan perkataan yang dianggap hebat padahal sesungguhnya itu sesat dan menyesatkan karena dorongan hawa nafsu diri dan setan.